Disudut waktu aku berpeluh tanpa suara
Menyimpun kisah sendirian
Aku tak punya apa - apa untuk pulang
Hanya segenggam harap untuk bertahan
Kucari dalam senyap
Diam - diam tanpa tawanan
Sosok yang pantas tuk bersandar diujung penantian
Berbagi segala sampai akhir hayat
Dua yang menjadi satu
Banyak yang semua menyatu
Dikelima dan sepertiga waktu yang ku ributkan selain orangtuaku
Mungkin bukan nama, Tapi lebih dari sekedar itu
Kini atau nanti
Bersikukuh berjuang dengan waktu
Sebagai tempat beradu temu
Rumah itu yang kumaksud
Tempat berdiam dengan syahdu menuju pulang yang selalu kutunggu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Dipintu itu...
Adalah ketika pintu tertutup rapat, Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang, Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tenga...
-
Ada seseorang yang menyembunyikan lukanya dengan diam, Tersenyum dengan hati yang begitu keram, Darahnya mendidih, meremas urat nadi me...
-
Kamu, Adalah kaca jendela, Sedang aku, hanya embun pagi yang kau lenyapkan Sebab aku hanyalah penyebab dikaburnya pandangan Aku meleka...
-
Berhentilah mendekat, jika masa depan belum juga terlihat Sebelum luka melekat, pada tiap - tiap harap belaka Melepaskan adalah jalan terc...

No comments:
Post a Comment