Friday, September 8, 2017

Seorang perempuan dikehidupan kedua

Alkisah seorang perempuan,
Yang terlanjur jatuh hati di peraduan
Dirinya yang bengkok dilemaskan,
Egonya yang besar diredamkan,
Harusnya lelaki itu tak pernah gundah
Pada tiap - tiap hati jantan yang mendekat.
Harusnya lelaki itu ada, karna ia selalu dirindukan.
Tubuh yang lemah dengan hati yang kuat,
Soal setia bukan lagi persoalan
Namun sayangnya sang lelaki telah berpulang dari peradaban
Untuk selama lamanya.
Hati perempuan itu hancur tak terkira, tapi hidup memaksanya tegar
Mengumbar senyuman hambar dengan sedikit tawa
Yah, begitulah kisahnya
Bahagia yang diakhirkan sejenak sembari memupuk rindu dan harap temu di kehidupan kedua.

No comments:

Post a Comment

Dipintu itu...

Adalah ketika pintu tertutup rapat, Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang, Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tenga...