Sunday, August 20, 2017

Ibu kedua ku

Teruntuk ibumu yang kelak menjadi ibuku,
Perkenalkan saya seorang putri yang bukan terlahir dari kerajaan seperti dinegri dongeng anak sewaktu saya kecil.
Bukan seorang koki berparas cantik, dan bukan pula wanita karir yang gemilang disetiap sisi.
Saya hanya seorang gadis yang berasal dari keluarga sederhana dengan segala kekurangan, yang berparas tak begitu menarik.
Mungkin jauh dari kata idaman laki - laki, mungkin jauh dari kata layak sebagai pendamping.
Putramu mungkin salah pula melihatku dari dari sisi yang lain.
Ibu, Bolehkah saya menggapai tanganmu? Sembari meminta restu yang ikhlas tanpa ragu?
Semoga apa yang dikau pikir tentangku tak seburuk sangkaku.
Ibu, Maukah kau bagi rahasiamu?
Sambil kau ajarkan padaku bagaimana cara membahagiakan putramu.
Terima kasihku untukmu yang telah melahirkan dan merawat imamku.

Untuk ibu keduaku.

No comments:

Post a Comment

Dipintu itu...

Adalah ketika pintu tertutup rapat, Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang, Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tenga...