Thursday, August 24, 2017

Akan ada masanya

Akan ada masa dimana diri merelakan setiap harap, mimpi, bahkan rencana. Manusia yang hanya mampu berharap sedang Tuhan punya segala. Jauh dari sana banyak cerita, entah apa yang kau ingin tulis maupun tidak, sajak - sajak malam hiasi langkah berdiskusi pada sang Kuasa.
Pun aku, yang begitu rumit jika dijelaskan, tak ada standar yang kutulis dengan rinci untuk calon pendamping masa depan, tak berani pula ku harap segala angan terlalu dalam.
Sebab kepahitan itu tak ada penawarnya, pun diri yang tak pantas mendapatkan.
Aku berdiri dengan kesendirian bukan karna terlalu memilih namun memantapkan hati yang berpuasa sebab ada Tuhan yang kuserahi mengurus semua dan tugasku hanyalah benahi diri sambil berpasrah.
Dan tulisan ini bukan untuk kupersembahkan tuk seorang yang teramat istimewa sekarang, hanya saja mungkin ada yang tak sengaja terjawab tanyanya, sebab mejabarkan bukan perkara mudah terlebih lagi jika tak seirama.

2 comments:

Dipintu itu...

Adalah ketika pintu tertutup rapat, Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang, Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tenga...