Monday, June 5, 2017

Untuk Tuhanku

Tuhan, sampaikan padanya tentang secerca rasa yang ku lipat diselipan dada, sengaja tak kusampaikan agar diri ini terjaga hingga kelak pantas karna pemiliknya begitu istimewa.
Tuhan, jika dia tak peka dan pergi karna lelah menanti.
Maka jagalah ia dan pasangkan pada sosok terbaik, biarlah rasa yang ada ini kau balik hingga aku lupa tentang perih.
Tuhan, kau pemilik segala ketetapan, Tolonglah daku untuk memantaskan agar ia yang kelak datang akan beruntung mendapatkan.
Salamku, oh tuhan
Teruntuk masa depan, dan masa masa dimana hati pernah bersandar sebelumnya..

No comments:

Post a Comment

Dipintu itu...

Adalah ketika pintu tertutup rapat, Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang, Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tenga...