Monday, June 5, 2017

Untuk lelaki tertampan

Untuk lelaki tertampan...
Yang selalu ku rindu - rindukan
Meski wajahmu yang selalu terngiang tak dapat ku jama,
Namun rinduku akan selalu menggema
Disetiap hujan, disetiap malam, disetiap renungan waktu yang terus berputar..
Entah kapan, rindu ini mampu terbayar
Bahkan aku bosan memperpanjang masa piutang yang tak tertagih kepada tuhan,
Aku lemah, tanpa pundak sandaran untuk berkeluh kesah semalaman hingga aku terbius lega..
Ayah,
Bisakah kau dengar sebentar saja, aku ingin berkisah sepanjang masa ku didunia..
Disini terlalu banyak bahaya yang tak jarang menyakiti putri kecilmu tak berdaya..
Meski kau jauh disana, tetaplah menjadi idola yang selalu ku bincangkan Dengannya..
Doakan semoga kisahku adalah sebaik - baiknya harapan.

No comments:

Post a Comment

Dipintu itu...

Adalah ketika pintu tertutup rapat, Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang, Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tenga...