Seorang yang baik hatinya, iman, dan akhlaqnya akan selalu ada.
Hanya saja ketika gundah mencarinya mungkin diri ini belum sefrekuensi dengannya.
Atau mungkin bak kapal pesiar berlayar didaratan, berharap sedang diri masih tak pantas.
Bisa jadi Tuhan telah persiapkan, namun kisah itu masih digenggam agar dirimu sibuk ikhtiar.
Kepastiannya selalu nyata bahkan lebih nyata dari fajar yang terbit esok hari didepan rumah.
Ketika diri mulai lelah, berserah dengan hamparan sajadah penuh pasrah.
Demikian lebih indah daripada berharap pada manusia, yang nyatanya lebih banyak kecewa.
Thursday, June 29, 2017
Serahkan saja
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Dipintu itu...
Adalah ketika pintu tertutup rapat, Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang, Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tenga...
-
Ada seseorang yang menyembunyikan lukanya dengan diam, Tersenyum dengan hati yang begitu keram, Darahnya mendidih, meremas urat nadi me...
-
Kamu, Adalah kaca jendela, Sedang aku, hanya embun pagi yang kau lenyapkan Sebab aku hanyalah penyebab dikaburnya pandangan Aku meleka...
-
Berhentilah mendekat, jika masa depan belum juga terlihat Sebelum luka melekat, pada tiap - tiap harap belaka Melepaskan adalah jalan terc...
No comments:
Post a Comment