Dihadapannya, namamu dan segala luka adalah pinta yang tak henti - hentinya ku ucap agar segera hilang.
Dihadapannya, ku ungkap segala tanpa mengatur takdir yang kukeluhkan pada dia sang pemilik semesta.
Dihadapannya, segenap asa menggema sampai membasahi sajadah
Hanya Padanya, tempat ku bersandar
Dari kejamnya dunia, dan segala kisahnya
Ayaku telah pulang, menitipkan urusan Padanya agar ku terjaga
Dan hanya Padanya aku berserah pada segala cerita yang entah
Monday, June 5, 2017
Dihadapannya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Dipintu itu...
Adalah ketika pintu tertutup rapat, Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang, Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tenga...
-
Sudah lewat tengah malam, dan aku masih saja gelisah Ku ingat – ingat apalagi yang sedang ku pikir Lalu detak jam dinding m...
-
Ada cerita masa itu, yang kini membuatku membisu Aku tak lagi membicarakanmu pada semestaku Aku ingin tuli tentang segala kisah barumu S...
-
Telah habis kata - kata untuk sekedar berkata "Kecewa" Telah habis rasa - rasa untuk mengutarakan segala "Asa" yang...
No comments:
Post a Comment