Kamu mengetuk hatiku yang gundah
Bertamu disenja merona
Saat ku suguhkan hangat, kau meneguknya dengan semangat
Kita tertawa menghabiskan sore menjingga
Baiknya mulai sekarang kau berterus terang
Sebelum rasaku semakin mencengkram
Kau singgah menamu sebentar
Atau untuk tinggal menetap
Agar aku tak lagi salah tanggap
Harus menyugguhkan secangkir kopi hangat
Atau perasaan yang teramat

No comments:
Post a Comment