Dalam doa kita tidak diperkenankan untuk memaksa, tidak pula berputus asa.
Dalam doa kita mungkin bersenyap tanpa suara tak ada sangka.
Dalam doa aku hanya memelas meminta pada yang kuasa agar kelak dipertemukan.
Bukan namamu yang ku eluh - eluhkan.
Melainkan segaris harap untuk mungkin bersama.
Thursday, July 13, 2017
Dalam Doa
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Dipintu itu...
Adalah ketika pintu tertutup rapat, Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang, Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tenga...
-
Ada seseorang yang menyembunyikan lukanya dengan diam, Tersenyum dengan hati yang begitu keram, Darahnya mendidih, meremas urat nadi me...
-
Kamu, Adalah kaca jendela, Sedang aku, hanya embun pagi yang kau lenyapkan Sebab aku hanyalah penyebab dikaburnya pandangan Aku meleka...
-
Berhentilah mendekat, jika masa depan belum juga terlihat Sebelum luka melekat, pada tiap - tiap harap belaka Melepaskan adalah jalan terc...
No comments:
Post a Comment