Friday, August 24, 2018

Dipintu itu...


Adalah ketika pintu tertutup rapat,
Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang,
Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tengah sibuk berbenah,
Rapikan ruang demi membuat nyaman orang baru, setelah semua dirusak masalalu.

Aku air yang mengikuti arah


Bahkan air yang berbelok pun terjadi karna sebab,
Mengalir pada wadahnya, mengikuti rupa dan aroma yang dilaluinya
Dingin segar, beku mengeras, hingga panas mendidih mengubah suhunya,

Lantas kini kau masih bertanya?

Mungkin aku yang bersalah, atau kau yang tak tau bawaku berarah? 

Pesan


Aku membawa keberanian untuk menulis pesan terlebih dahulu, 
Meski sang waktu nanti akan berkata padaku,
Bahwa aku hanyalah sebuah angin lalu...

Aku tak mengapa,
Sebab ku pikir, mungkin kau belum tau
Indahnya jatuh hati padamu...

Dipintu itu...

Adalah ketika pintu tertutup rapat, Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang, Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tenga...