Rasanya agak teriris ketika harapan kian terkikis oleh wajah bengis yang punya senyuman termanis. Satu persatu mimpi ku kupas habis agar tak sisakan optimis yang mustahil.
Dari satu ketempat yang lain, memberi cerita yang berganti - ganti. Daku hambur semua memori pahit dan manis menjadi histori yang mungkin aku rindu saat sendu mengingat masa sulit itu.
Hei kawan, aku sangat berterima kasih atas apa yang kalian beri hingga aku sadar bahwa berharap pada manusia hanya akan mengundang pedih.
Terutama soal hati, bukan mahluk sempurna dengan sejuta prestasi, daku hanya secuil kecil remahan debu dibumi yang ingin mencari damai dihati.
Mungkin aku yang tak pernah mengerti, tentang alur cerita para pemain yang umum dilakoni.
Disela sunyi menggema suara hati, semoga apa yang kucari tetaplah jauh untuk ku bersiap perbaiki diri.
Thursday, April 27, 2017
Karna setiap diri ada yang tersembunyi
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Dipintu itu...
Adalah ketika pintu tertutup rapat, Bukan lagi soal kekosongan atau hampa diruang, Tapi lebih dari itu ada seseorang didalam yang tenga...
-
Ada seseorang yang menyembunyikan lukanya dengan diam, Tersenyum dengan hati yang begitu keram, Darahnya mendidih, meremas urat nadi me...
-
Kamu, Adalah kaca jendela, Sedang aku, hanya embun pagi yang kau lenyapkan Sebab aku hanyalah penyebab dikaburnya pandangan Aku meleka...
-
Berhentilah mendekat, jika masa depan belum juga terlihat Sebelum luka melekat, pada tiap - tiap harap belaka Melepaskan adalah jalan terc...
No comments:
Post a Comment